Panduan lengkap langkah demi langkah untuk menginstal Laravel 11 terbaru dan mengkonfigurasi stack modern termasuk Vite, Breeze, Sanctum, serta tips best practice untuk pengembangan aplikasi web yang aman dan cepat.
1. Prasyarat
- PHP 8.2+ (disarankan 8.3)
- Composer 2.x
- Node.js 20.x & npm 10.x
- Database MySQL 8 atau PostgreSQL 15
2. Instalasi Laravel 11
composer create-project laravel/laravel:^11.0 my-project
cd my-project
Perintah di atas mengunduh Laravel 11 versi stabil terbaru.
3. Mengganti Mix dengan Vite (default di Laravel 11)
Laravel 11 sudah bundel Vite, cukup instal dependensi front‑end:
npm install
npm run dev
Gunakan npm run build untuk produksi.
4. Menambahkan Laravel Breeze (starter kit minimal)
composer require laravel/breeze --dev
php artisan breeze:install vue
npm install
npm run dev
Perintah di atas menghasilkan autentikasi berbasis Vue 3 + Vite. Jika ingin Blade, gunakan php artisan breeze:install blade.
5. Mengkonfigurasi Laravel Sanctum untuk API Token
composer require laravel/sanctum
php artisan vendor:publish --provider="Laravel\Sanctum\SanctumServiceProvider"
php artisan migrate
Tambahkan middleware EnsureFrontendRequestsAreStateful::class pada api middleware group di app/Http/Kernel.php:
'api' => [
\Laravel\Sanctum\Http\Middleware\EnsureFrontendRequestsAreStateful::class,
'throttle:api',
\Illuminate\Routing\Middleware\SubstituteBindings::class,
],
Contoh penggunaan token
// Membuat token
$token = $user->createToken('mobile-app')->plainTextToken;
// Menggunakan di request API
Authorization: Bearer <token>
6. Mengaktifkan Email Verification (optional)
php artisan make:auth
# Pada Laravel 11 gunakan Breeze yang sudah support
php artisan breeze:install vue --with=verification
Jangan lupa set MAIL_ env di .env dan queue worker untuk mengirim email.
7. Mengoptimalkan Config & Cache
php artisan config:cache
php artisan route:cache
php artisan view:cache
php artisan optimize
Jalankan ini sebelum deploy ke production.
8. Best Practice Modern
- Gunakan Typed Properties pada model dan DTO untuk meningkatkan tipe safety.
- Separate Service Layer di
app/Servicesuntuk business logic. - Form Request Validation alih-alih validator di controller.
- Laravel Pint untuk coding style:
composer require laravel/pint --dev. - Docker Development: gunakan
laravel/sailuntuk environment reproducible. - Health Checks dengan route
/healthyang mengembalikan status DB, cache, dan queue.
9. Deploy ke Server Production
- Upload kode via Git atau CI/CD.
- Set environment variables di
.env.production. - Jalankan migration & cache commands di server.
- Gunakan
supervisoruntuk queue worker danPM2atausystemduntukphp-fpm.
Dengan mengikuti langkah‑langkah di atas, Anda memiliki proyek Laravel 11 yang terstruktur dengan stack modern: Vite untuk asset bundling, Breeze sebagai starter kit, Sanctum untuk API token, serta serangkaian best practice yang siap menghadapi beban produksi. Terapkan CI/CD, monitoring, dan security hardening untuk menjaga kualitas aplikasi dalam jangka panjang.
Panduan step-by-step setup Laravel 11 dengan Vite, Breeze, Sanctum, dan best practice modern untuk pengembangan web cepat, aman, dan scalable.
Laravel,PHP Framework,Web Development
#Laravel #LaravelIndonesia #PHP #WebDev #Backend
Tidak ada komentar:
Posting Komentar